Mahasiswa STAI Darul Ulum Garap Skripsi di MTsN Habirau

Negara – MTsN Habirau, Ruang tata usaha Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Habirau Negara kedatangan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Ulum Kandangan yang ingin melakukan penelitian untuk menyelesaikan tugas akhir kuliahnya. Rabu (28/01) pagi

Sanwari Hidayat mahasiswa STAI Darul Ulum Kandangan dengan NIM 2011121386 yang akan mengumpulkan data untuk menggarap skripsi mengambil judul “Lingkungan Belajar Siswa MTsN Habirau Negara Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.”

“Saya ingin menciptakan karya tulis ilmiah yang berguna bagi masyarakat khususnya di lingkungan belajar siswa.”  kata Sanwari yang juga Humas MIN Habirau.

“Selain ingin menyelesaikan tugas kuliah, saya juga ingin mengenal lebih jauh lingkungan MTsN Habirau Negara Kecamatan Daha Selatan.” tambah Sanwari

Sementara itu Kepala MTsN Habirau Negara, Muhammad Taufik, S.Ag.M.M.Pd memberikan izin kepada Sanwari Hidayat untuk melakukan penelitian skripsi di MTsN Habirau Negara.

“Selain itu juga beliau mengatakan bahwa Sebaiknya komunikatif yang bagusnya untuk penelitian masalah lingkungan belajar siswa.” kata Muhammad Taufik yang pernah menjadi dosen STAI Darul Ulum Kandangan.

“Diharapkan penelitian yang akan dilakukan mahasiswa STAI Darul Ulum Kandangan ini  bisa memberikan manfaat untuk MTsN Habirau Negara.” harap Muhammad Taufik. (Rep / ft : Zaey Ahmad)

Mengenang Kepala Madrasah Pertama MTsN Habirau

Kandangan – MTsN Habirau, Siswa- siswi beserta guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Habirau Negara menziarahi makam mu’allim KH. Ahmad Syamsuni atau sering disebut mu’allim Syamsuni dalam rangka memperingati haul ke-5 di Jl pelayar Desa Habirau Tengah Kecamatan Daha Selatan,  Senin (26/01/15) pukul 09.00 wita.

Ziarah dilakukan secara bergantian dengan dua tahap, yang pertama untuk putra dipimpin oleh Abdul Halim sedangkan putri dipimpin oleh Drs. H. Abdullah guru agama MTsN Habirau.

Drs. H. Abdullah yang juga menantu almarhum mu’allim Syamsuni mengatakan kepada seluruh siswa-siswi MTsN Habirau Negara bahwa “Pendiri komplek Pendidikan Islam Parigi (PIP) Habirau Tengah adalah almarhum ayahanda mu’allim Syamsuni.” kata H. Abdullah

“Kepala MTsN Habirau yang pertama adalah almarhum ayahanda KH. Ahmad Syamsuni yang menjabat mulai tahun 1972 – 1977,” tambah H. Abdullah.

“H. Abdullah juga menceritakan tentang riwayat hidup almarhum ayahanda mu’allim Syamsuni yang lahir di Parigi Desa Habirau (sekarang dinamakan Habirau Tengah), pada tanggal 17 Jumadil Akhir 1358 H bertepatan dengan tanggal 3 Agustus 1939 M dan meninggal dunia pada tanggal 22 Maret 2010 atau 6 Rabiul Akhir 1431 H putra dari H. Ajad dan Hj. Mastan.” terang H. Abdullah

Sementara itu Hafiz Raihan siswa kelas VIII-4 MTsN Habirau Negara mengatakan, selama di makam dilakukan pembacaan surah Yasiin, tahlil dan do’a haul yang dipimpin Abdul Halim. (Rep/ ft : Zaey Ahmad)

Kelas IX-3 MTsN Habirau Laksanakan Khataman Al-Qur’an

Negara – MTsN Habirau , Sehubungan telah selesai pembacaan Al-Qur’an 30 juz maka siswa dan siswi kelas IX-3 Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Habirau Negara mengadakan khataman Al-Qur’an. Rabu (21/01/15) pada jam pelajaran ke-5 dan 6.

Kegiatan Khataman Al-Qur’an ini dilaksanakan di ruang kelas belajar IX-3, di ikuti oleh 41 siswa - siswi kelas IX-3 MTsN Habirau Negara dan dihadiri oleh wali kelas IX-3 Lukmanul Hakim, S.Pd, serta sebagian guru MTsN Habirau Negara yang tidak mengajar pada jam pelajaran ke-5 dan 6.

Dalam sambutannya Lukmanul Hakim mengatakan bahwa siswa dan siswi kelas IX-3 harus tetap tadarus dan tidak boleh terhenti dalam pembacaan Al-Qur’an yang digelar setiap pagi sebelum masuk jam pelajaran pertama.

“Walaupun sudah khatam, harus tetap tadarus sesuai program madrasah.” kata Lukmanul Hakim guru Matematika MTsN Habirau.

Sementara itu Kepala MTsN Habirau Negara, Muhammad Taufik, S.Ag.M.M.Pd menyampaikan Tingkatkan terus semangat gemar membaca Al-Qur’an, karena Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat islam.

“Tingkatkan semangat membaca Al-Qur’an untuk pedoman hidup kita.” kata Muhammad Taufik

“Melalui acara ini diharapkan semua siswa-siswi agar lebih bagus dan baik dalam membaca Al-Qur’an, baik segi makhrajul hurufnya ataupun segi tajwidnya.” harap Muhammad Taufik (Rep / ft : Zaey Ahmad)

MTsN Habirau Borong 6 Penghargaan

Kandangan – MTsN Habirau, Madrasah Tsanawiyah negeri (MTsN) Habirau Negara Kecamatan Daha Selatan berhasil memborong 6 (enam)  penghargaan pada lomba Gelar Maulidur Rasul (GMR) ke-X yang dilaksanakan oleh OSWATI (Organisasi Santriwati) Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Putri Kandangan. Rabu (21/01/15).

Keenam penghargaan yang di raih antara lain oleh Ernita Muhar Fitria sebagai juara 1 lomba puisi, Ida Sari juara 3 lomba puisi, Norhikmah juara 1 lomba pidato, Aulia Putri juara 2 lomba pidato, juara 3 lomba busana muslimah yang diwakili Husna Afifah, dan harapan 1 lomba busana muslimah yang dipersembahkan Ernita Muhar Fitria.

Trophy dan piagam serta hadiah hiburan lainnya yang diterima siswi MTsN Habirau akan diumumkan di depan siswa-siswi MTsN Habirau pada upacara bendera di halaman madrasah Senin (26/01/15) yang akan datang.

Jamaluddin yang mendampingi siswi mengambil trophy dan piagam memberikan ucapan selamat dan menitipkan pesan agar prestasi yang diraih dapat dipertahankan

“Selamat atas prestasi yang diraih dan pertahankan serta tingkatkan,” kata Jamaluddin (Rep / ft : Zaey Ahmad)

MTsN Habirau Raih Juara 1 dan 2 pada Lomba Pidato GMR X

Kandangan – MTsN Habirau, siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Habirau Negara kembali menorehkan prestasi gemilang. Kali ini lewat Norhikmah siswi kelas IX-4 yang berhasil menjadi juara 1 lomba pidato dan Aulia Putri siswi kelas VIII-4 menjadi juara 2 lomba pidato dalam kegiatan Gelar Maulidur Rasul (GMR) ke-X 1436 H. Rabu (21/01/15).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh OSWATI (Organisasi Santriwati) Pondok Pesantren (Ponpes) Ibnu Mas’ud putri Kandangan beberapa hari yang lalu mempertemukan antar pelajar SMP/MTs sederajat se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Pembagian trophy dan piagam serta souvenir dilakukan di Musholla Ponpes Ibnu Mas’ud Putri dan diserahkan oleh Ustadzah Nurhayati, S.Pd.I yang juga koordinator seksi lomba pada acara tersebut.

Norhikmah merasa bannga bisa menjadi juara 1 pada lomba pidato tersebut. “Saya bersyukur bisa menjadi yang terbaik, karena sebelumnya tidak pernah mendapatkan juara 1 pada lomba pidato baik di tingkat Kecamatan ataupun di Kabupaten.” kata Norhikmah

Sementara itu Aulia Putri yang pada tingkat Kecamatan pernah menjadi juara 1, merasa bannga bisa mendapatkan juara 2 di tingkat Kabupaten. “Saya merasa bannga bisa mengharumkan nama madrasah, saya baru kelas VIII dan masih kurang pengalaman.” kata Aulia Putri sambil tersenyum. (Rep / ft : Zaey Ahmad)